Analisis budidaya ikan hias dapat meningkatkan kesejateraan masyarakat

  Saat ini banyak orang yang tidak hanya menjadikan ikan hias sebagai peliharaan, namun dapat menjadi sebuah peluang usaha yang dapat mendatangkan keuntungan. Seperti yang kita ketahui, bisnis ikan hias menjadi trend saat ini, seperti bisnis ikan cupang, koi, koki, arwana dan lain-lain. Tentunya ini sangatlah mengguntungkan, sehingga banyak masyarakat yang beralih ke bisnis budidaya ikan hias. Hasil yang didapat pun bisa sampai puluhan juta tergantung besarnya usaha dan jenis ikan yang dipilih.

Sumber: Google
  Melakukan kegiatan budidaya memang tidak memerlukan biaya yang banyak, sehingga bisa mendapatkan keuntunggan. Hal ini dikarenakan,  jika ikan yang dihasilkan sangat berkualitas maka produsen (peternak ikan) akan segera melakukan penawaran kepada konsumen dan konsumen bisa memberikan permintaan kepada produsen mau itu secara langsung ataupun secara tidak langsung (online). Dalam hal ini terjadi proses transaksi jual beli yang sama-sama mengguntungkan baik dipihak produsen yang mendapatkan uang sebagai balasan dan konsumen, permintaannya kepada produsen terpenuhi. Melalui hal inilah  perekonomian serta kesejateraan masyarakat dapat meningkat.
  

  Indonesia adalah negara maritim, sehingga potensi SDA bawah laut Indonesia sangat kaya khususnya dalam sektor perikanan. Diketahui Indonesia memiliki 4720 jenis ikan air tawar dan 650 jenis ikan air laut (sumber: Mongabai.co.id). Tetapi potensi ini masih belum dikembangkan secara luas. Menurut direktur jendral budidaya, Kementrian Kelautan dan perikanan Slamet Soebjakto menjelaskan, potensi ekonomi yang begitu besar dari ikan hias dapat meningkatkan kesejateraan masyarakat. Salah satu dampak yang sering dirasakan adalah penyerapan tenaga kerja dan tingginya nilai expor ikan. Oleh karena itu, Indonesia mengembangkan ekonomi maritim yang dapat mengembangkan pengelolaan ikan, menyediakan lahan khusus atau trasportasi untuk pengembangan ekonomi, serta memperbaiki sumber daya manusia lewat pendidikan dengan membuka jurusan ekonomi maritim di perguruan tinggi untuk pengembangan ekonomi (sumber: Ruangguru.blog.co.id). 

Sumber: google
  Dengan menekan sektor usaha budidaya ini maka akan memperluas lapangan kerja. Hal ini tentunya adalah keuntungan besar bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaanya akibat Covid-19. Serta merupakan suatu kesempatan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang jauh, kemudian datang ke kota untuk mencari pekerjaan atau melakukan migrasi. Semakin banyak tenaga kerja, maka semakin banyak ikan yang dihasilkan dan permintaan konsumen kepada produsen (peternak ikan) akan terpenuhi, serta sangat memberikan keuntungan bagi para distributor jika ada konsumen yang berada di jarak yang jauh. Oleh karena itu, diperlukannya kerjasama yang baik antar produsen Terutama untuk peningkatan produksi atau penawaran dan mutu dari ikan hias. Dengan ini, kesejateraan dan ekonomi dapat meningkat khususnya di kalangan masyarakat. 


Komentar